Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Apartemen » Apartemen ini Dicetak dengan Printer 3D

Apartemen ini Dicetak dengan Printer 3D

(239 Views) November 30, 2016 7:28 am | Published by | No comment

apartemen-ini-dicetak-dengan-printer-3dPerusahaan Cina, WinSun, telah berhasil mencetak bangunan apartemen lima lantai 3D dan sebuah vila berukuran 1.100 meter persegi dari material cetak khusus.

Sebelumnya, pada bulan Maret tahun lalu, perusahaan itu mengaku telah mencetak 10 rumah dalam waktu 24 jam, menggunakan printer 3D khusus yang menggunakan campuran konstruksi tanah dan limbah industri, seperti kaca dan tailing, serta campuran semen dengan zat pengeras khusus.

Saat ini WinSun lebih jauh menunjukkan kemampuan teknologinya. Perusahaan itu memamerkan bangunan apartemen lima lantai dan vila 1.100 meter persegi, lengkap dengan elemen dekoratif di dalam dan luar, di Suzhou Industrial Park.

Susunan printer 3D itu – dikembangkan oleh Ma Yihe, yang telah menciptakan printer 3D selama lebih dari satu dekade – setinggi 6,6 meter, lebar 10 meter dan panjang 40 meter. Peranti ini membuat bagian-bagiannya dalam potongan-potongan besar di fasilitas WinSun itu. Struktur itu kemudian dirakit di tempat, lengkap dengan penguat baja dan perekat untuk memenuhi standar bangunan resmi.

Meskipun perusahaan itu belum mengungkapkan seberapa besar printer itu bisa mencetak potongan-potongan apartemen, berdasarkan foto di situsnya, potongan-potongan itu cukup besar. Sebuah desain CAD digunakan sebagai template, dan komputer menggunakannya untuk mengontrol lengan extruder untuk meletakkan bahan “seperti seorang tukang roti mendekorasi sebuah kue,” kata WinSun sebagaimana dikutip CNET, Senin, 19 Januari 2015.

Dinding apartemen dicetak berongga, dengan pola zig zag di dalam untuk memberikan penguatan. Ia juga meninggalkan ruang untuk perekat.

Proses ini menghemat 30 hingga 60 persen dari limbah konstruksi, dan dapat mengurangi waktu produksi 50 hingga 70 persen, dan biaya tenaga kerja 50 hingga 80 persen. Secara keseluruhan, biaya membangun vila itu sekitar US$ 161 ribu.

Dengan menggunakan bahan daur ulang menurut cara ini, bangunan mengurangi kebutuhan batu dan bahan lainnya – yang menghasilkan metode konstruksi yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Sementara, perusahaan itu berharap untuk menggunakan teknologinya pada konstruksi skala yang lebih besar, seperti jembatan dan bahkan gedung pencakar langit.

(Arimbi Ramadhiani / Kompas.com)

Categorised in:

No comment for Apartemen ini Dicetak dengan Printer 3D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *