Menu Click to open Menus
Home » Properti » Gedung Perkantoran Rp 1,2 Triliun di Blok M Di Arsiteki Ridwan Kamil

Gedung Perkantoran Rp 1,2 Triliun di Blok M Di Arsiteki Ridwan Kamil

(557 Views) November 1, 2014 11:57 am | Published by | No comment

RIDWAN KAMIL WALIKOTARidwan Kamil ternyata punya aktivitas lain selain menjadi Wali Kota Bandung. Pria yang akrab disapa Emil ini tengah sibuk menjadi arsitek bangunan perkantoran mewah milik mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Abdul Latief.

Melalui PT Sarana International Hedonisarana, Latief hari ini melakukan Topping Off Ceremony Menara Sentraya di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Proyek ini menghabiskan investasi senilai kurang lebih US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun.

Menara Sentraya memiliki 41 lantai dan bangunan seluas 134.630 meter persegi dan diakui sebagai bangunan tertinggi di kawasan tersebut.

Ridwan Kamil sebagai Arsitek Menara Sentraya PT Urbane yang menangani proyek tersebut mengungkapkan, bangunan ini merupakan bangunan yang ramah lingkungan. Ia ingin tata kelola bangunan ini mirip seperti di Singapura.

“Ingin seperti kota di Singapura, di mana bangunan dan jalan banyak pedestrian sehingga kotanya lebih manusiawi, biasanya kantor-kantor drop off itu di jalan-jalan sehingga banyak mobil-mobil di pinggir, kalau bangunan yang ini, drop off kita naikkan ke atas sehingga bawahnya bisa dijadikan taman,” jelas Ridwan usai acara Topping Off Ceremony Menara Sentraya, di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Rabu (29/10/2014).

Dia menjelaskan, bangunan ini punya konsep ramah lingkungan di mana pemilihan peralatannya sengaja diciptakan yang ramah lingkungan dan hemat energi.

“Equipment-nya itu lampu-lampu LED yang watt-nya kecil dan daya pancarnya besar, di beberapa toilet menggunakan pilihan sensor sehingga kalau nggak ada gerakan bisa menghemat air,” kata dia.

Selain itu, atap bangunan bisa difungsikan sebagai taman sehingga bisa menyerap panas.

“Roof top bisa difungsikan buat taman, ada di puncak, pemandangannya luar biasa. Di Bandung sekarang diwajibkan atap banguan harus ada taman, karena yang bikin panas jumlah bangunan bertambah tapi vegetasinya berkurang. Di Indonesia ada sertifikatnya gedung ramah lingkungan. Gedung ini bisa melakukan pengehmatan 15-20 persen,” tandasnya.

 

Sumber : finance. detik. com

No comment for Gedung Perkantoran Rp 1,2 Triliun di Blok M Di Arsiteki Ridwan Kamil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *