Menu Click to open Menus
Home » Properti » Meroket Berkat Kerja Keras – Marcellus Chandra (Presdir PT Prioritas Land)

Meroket Berkat Kerja Keras – Marcellus Chandra (Presdir PT Prioritas Land)

(1333 Views) November 10, 2014 4:08 am | Published by | No comment

marcellus Chandra presdir prioritas landKesuksesan selalu identik dengan sungguh sungguh dan kerja keras. Sampai kini, tak ada satu perusahaan pun yang meraih sukses tanpa dua hal tersebut. Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia, Marcellus Chandra telah membuktikan hal itu.

Usia boleh muda, tapi soal pengetahuan, kemampuan, dai pengalamannya di bidang properti tidak diragukan. Dalam menjalankan aktivitas bisnisnya, ia banyak belajar dan kesuksesan sejumlah pengembang besar tanah air seperti Ciputra dan Agung Podomoro.

Berkat tangan dingin pria berpembawaan kalem mi perusahaan properti, PT Prioritas Land Indonesia (PU), kini boleh dibilang maju pesat. Sejumlah proyek properti residensial maupun komersial yang dikembangkan di Bali, Tangerang, dan Bekasi sukses memenuhi kebutuhan konsumeniya.

Sikap mandiri dan kerja keras lelaki kelahiran 35 tahun silam ini memang sudah ditempa sejak belia. Saat menginjak usia 16 tahun, ia sudah menetap dan mengenyam pendidikan di Australia. Sembari sekolah, Marcell muda sudah terbiasa bekerja di sejumlah tempat seperti supermarket dan restoran.

Keinginan Marcell — sapaan akrabnya, menggeluti industri properti sudah muncul sejak masih duduk di bangku kuliah. Ia tercatat sebagai lulusan Civil Engineering dan Computer Science di University of New South Wales, Sydney, Australia. Ia bahkan langsung bekerja di salah satu perusahaan konstruksi terbesar di Australia, Hansen Yuncken Pty. Ltd., yang menangani proyek rekonstruksi gudang senilai AU$ 20 juta.

Bekal keilmuan dan pengalaman kerja di Hansen Yuncken Pty Ltd, selama tiga tahun dirasa cukup untuk merealisasikan keinginan berkiprah di dunia properti. Lalu, tahun 2005, ia memutuskan pulang ke tanah air. Sambil melihat-lihat berbagai peluang, ia kemudian bergabung dengan perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang berkantor di Indonesia.

Kala itu, Marcell menangani bidang marketing. Ia memandang perlu mempelajari dunia jual beli ; untuk memuluskan cita-citanya membangun bisnis properti. Suka tak suka, industri properti sangat bergantung pada bagaimana mengemas marketing agar produk yang ditawarkan dapat terserap pasar dengan baik. “Bagi saya, dunia marketing adalah sesuatu yang baru. Karenanya, saya wajib dipahami untuk menunjang bisnis inti yang akan dikembangkan ke depan,” kenang ayah dua anak ini.

Selama ini Marcellus sangat mengagumi nama-nama besar perusahaan yang bergerak di industri properti dalam negeri seperti Ciputra, Agung Podomoro dan raksasa properti lainnya. Ayahnya yang bergerak di bidang konstruksi, membangun rumah-rumah mewah sejak tahun 8oan di Surabaya, turut menginspirasi keinginan menekuni industri properti yang cukup menarik dan menantang. “Suatu saat, saya harus menjadi seperti mereka. Dalam imajinasi saya, bagaimana mereka bisa menjadi sedemikian besar, memiliki lahan ratusan hektar, dan proyek proyek prestisius. Aktivitas bisnis mereka mampu menggerakkan roda perekonomian, khususnya sektor riil. Karena properti merupakan sektor industri yang memiliki multiplayer effect cukup besar bagi kegiatan ekonomi,” ungkapnya.

Hasrat Kuat Untuk Meniru

Kesuksesan para pengembang besar tersebut, secara perlahan namun pasti mulai diwujudkan. Marcell memutuskan memulai bisnis properti, dengan mendirikan PT Prioritas Land Indonesia di tahun 2010.

Proyek perdana yang dikembangkan adalah Majestic Point Villa di Nusa Dua Bali. Sepuluh unit villa dengan private pool ini boleh dikatakan sukses besar karena dapat terjual habis dalam waktu singkat. Padahal, saat itu harga yang ditawarkan terbilang tinggi, mencapai Rp 5-6 miliar per unit.

Keyakinan dan rasa percaya diri Marcell untuk lebih serius menggarap bisnis properti di Indonesia semakin bertambah. Lalu, tahun 2012 ia membangun proyek apartemen Majestic Point Serpong di Tangerang — Banten. Marcell memang jeli melihat peluang pasar, pememilihan lokasi yang tepat membuat proyek ini gampang diserap pasar. Apartemen ini sangat cocok sebagai hunian untuk mahasiswa dan keluarga muda, lantaran lokasinya berada di kawasan kampus-kampus ternama berstandart internasional seperti Universitas Multi Media, Universitas Pelita Harapan dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Aktifitas Marcell dalam pengembangan sejumlah proyek properti di bawah bendera PLI tak berhenti sampai di situ. Ia kemudian mendirikan anak perusahaan di bidang operator hotel, Priority Management. Perusahaan ini difokuskan bagi pengelolaan villa- villa milik Prioritas Land seperti di Uluwatu, Bali. Dewi fortuna memang selalu berpihak pada Marcell. Kondisi perekonomian Indonesia yang kian membaik, membuat proyek-proyek properti yang ditawarkan PU kerap diterima pasar dengan baik. Seperti halnya Majestic Point Villas Bali Nusa Dua, Majestic Point Serpong, Majestic Water Village Uluwatu, Bali, juga dua proyek baru yakni Apartemen Indigo @ Bekasi dan Superbiok K2 Park, Gading Serpong diburu konsumen.

Kendati usia perusahaan yang dikembangkan Marcell masih seumur jagung tetapi PLI memiliki semangat besar untuk terus berkibar. Karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan aksi korporasi menuju lantai bursa (go public) di Bursa Efek Indonesia. “Tahun depan, perseroan akan melakukan penawaran saham perdana (initial public offering /IPO). Ini merupakan langkah kita agar dapat berdiri sejajar dengan developer lain yang lebih dulu berkiprah di industri properti nusantara,” tukasnya.

Save

No comment for Meroket Berkat Kerja Keras – Marcellus Chandra (Presdir PT Prioritas Land)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *